Sabtu, 30 Mei 2015
2. Al Baqoroh 243-245
setelah masyarakat tertata mapan dg aturan2 syareat, timbul ketenangan, aman, tentram, damai, penuh harapan, optimis... tiba2 ayat selanjutnya seperti menukik ke tema kematian massal...lalu apa korelasinya?
Sebenarnya kita akan menemukan korelasi antara ayat sebelumnya dg ayat sambungan ini dlm sudut pandangan tasawuf : roja dan khouf, harapan dan ketakutan adalah satu paket, satu mata uang dg dua sisi, neraca atau timbangan jiwa. Keduanya hrs imbang, ibarat dua sayap kiri dan kanan menurut Imam Ghozali, terlalu roja akan terlena, terlalu khouf akan macet. Hal ini dibahas oleh ustadz2 populer : manajemen qolbu.
Asbab nuzul adalah kisah terkenal yg diterima penduduk Madinah dari ulama2 keturunan yahudi ttg Hizqil, pemimpin generasi ketiga pasca Musa, Yusya dan Kaleb, bani Israel dipimpin Hizqil, yg mempunyai mukjizat menghidupkan ribuan mayat.
Rasa takut itu manusiawi, takut/kuatir kehilangan nyawa dan harta, ketakutan pd wabah penyakit 243, ketakutan kehilangan harta krn dinafkahkan di jalan Allah, 245. Ketakutan adalah penghalang keyakinan jika disandarkan pd penyakit atau kehilangan harta, ketakutan yg benar hrs ditujukan pd Allah mutlaq. Jika ketakutan hanya utk Allah, 244, sempurnalah iman, nyawa akan kembali 243, harta akan dikembalikan, 245.
Teringat dzikir dlm rotib athos ;
آمنا بالله ومن يؤمن بالله لا خوف عليه
kami beriman pd Allah, siapa yg beriman pd Allah tdk ada ketakutan/kuatir baginya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar