Kamis, 28 Mei 2015

3. Ali Imron 79-88

setelah menerangkan kondisi batin dan dohir kafir ahli kitab, ayat berikut masuk pada tema yg lebih dalam lagi, kita diajak Quran flashback meninjau masa lalu yg mendukung penyebab kekafiran dan haqeqatnya. Tema yg rumit, tapi insyaAllah kita diberi petunjuk oleh Allah.
Pertama, pd dasarnya tdk ada satu orang yg diberi anugerah kenabian, kitab suci dan hikmah, lalu orang itu menyuruh orang lain menyembah dirinya, tetapi selalu menyuruh orang lain menjadi pribadi yg rabbani, menggantungkan dirinya mutlak pd Allah dlm menjalani hidup, baik krn kebutuhan materi atau spiritual, nabi2 hanya sebatas peran guru, Allah.lah yg mengajari kita lewat nabi2, 79, 80.
Kedua, 81, setiap nabi yg diutus, selalu punya perjanjian dg Allah bahwa jika rosul yg dimaksud datang, mereka akan mengikutinya. jika tidak, mereka tdk diterima, 85, dpt laknat 87 dan adzab 88.
Padahal Muhammad atau dlm nama langit yg dikenalkan sejak Nabi Adam hingga Isa sebelum lahir beliau bernama Ahmad, kedatanganya jauh melampui masa mereka, sekilas kita sulit menemukan relevansi. bgmn ini? Inilah Quran, menggiring kita berpikir melampui zaman.
Iman dan kafir adalah identitas jati diri seseorang, yg telah ditentukan Allah sebelum kita dimunculkan di dunia, dlm alam arwah yg telah lebih dulu ada.
Proses kekafiran dan keimanan, telah dimulai jauh sebelum kita lahir, sedangkan pengalaman kondisional di dunia ini hanya kelanjutannya.
Saat Allah menciptakan arwah, Allah menunjukkan nur Muhammad, yg telah diciptakan lebih dulu, pd kumpulan arwah (lihat penciptaan nur muhammad, hadist Ali bin Abitholib dan Jabir). Ruh yg bisa melihat Muhammad yg masih dlm bentuk nur, saat lahir ke dunia akan menjadi mukmin, tak peduli meski lahir dari rahim kafir dan keluar dr sulbi kafir, sebaliknya ruh yg tdk bisa melihat nur muhammad akan kafir, bahkan meski orangtuanya soleh, spt firaun.
Nah perjanjian Allah dg tiap nabi adalah dalam rangka memudahkan arwah2 mukmin menemukan jati dirinya, saat arwah2 tsb dilahirkan ke dunia, perjanjian ini akan membekas pd ruh2 yg akan keluar dari sulbi mereka secara turun temurun, dari generasi ke generasi hingga Islam datang dan mereka menjadi muslim 84.
Alhamdulillah, saya lahir sebagai muslim, dan mengharap ridlo Allah jika mati, mohon dimatikan dlm iman, husnul khotimah.
Mungkin ada yg protes, kalo gitu kafir gak salah dong, kan sdh ditentukan lebih dulu... Jawabnya ; silahkan kafir kalo gitu, dan itu tampaknya taqdir anda.. tandanya anda tdk punya kesadaran sbg hamba, dan jika Allah tdk ciptakan surga dan neraka apa anda tetap sembah Allah? Jika anda pilih kafir itu memang sdh tertulis sejak di lauh makhfudh...




Tidak ada komentar:

Posting Komentar